Lisan Bagaikan Pedang Bermata Dua

Ketahuilah wahai saudaraku… Bahwa nikmat Allah sangatlah banyak, sampai-sampai kita tak bisa menghitungnya.

Allah menjelaskan dalam firman-Nya,
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ الله لاَ تُحْصُوهَا
Artinya, “Jika kalian menghitung-hitung nikmat Allah (yang Allah berikan kepada kalian) maka kalian tidak akan bisa menghitungnya.” [Q.S. Ibrahim : 34]

    Nah… Saudaraku sekalian… Dengan ayat ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa nikmat Allah itu sangatlah banyak. Meski dengan alat secanggih apapun, pasti kita tidak mungkin bisa untuk menghitungnya.
    Termasuk kenikmatan yang besar yang Allah berikan kepada kita adalah “LISAN”, Dengan lisan seseorang dapat berbicara, membaca Al-Quran, memuji orang lain, dan lain-lainnya dari amalan-amalan ibadah.

    Akan tetapi ketahuilah wahai saudaraku… Lisan itu bagaikan pedang yang bermata dua, jika pemiliknya mampu untuk menjaganya maka akan memberikan manfaat bagi pemiliknya, akan tetapi jika pemiliknya tak bisa menjaganya maka sebaliknya akan membinasakan pemiliknya.


    Saudaraku… Telah diriwayatkan dari shahabat Bilal bin Al-Harits Al-Muzani Bahwa Rasulullah bersabda, “Sungguh seseorang akan mengucapkan suatu ucapan yang diridhai oleh Allah, padahal dia tidak sengaja mengucapkannya, namun Allah masukkan dia ke dalam surga dengan sebab ucapan tersebut. Dan sungguh seseorang akan mengucapkan suatu ucapan yang dimurkai oleh Allah, padahal dia tidak sengaja mengucapkannya, namun Allah lemparkan dia ke dalam Neraka dengan sebab ucapan tersebut.” Hadits dishahihkan oleh syaikh Al Albani dalam shahih targhib wat tarhib.

    Maka seorang muslim yang cerdas dia akan memikirkan setiap ucapan yang ingin dia ucapkan, apakah ucapan itu baik, atau pun jelek, atau bahkan haram.

    Akan tetapi wahai saudaraku…  Jangan khawatir… Selain ada ancaman bagi orang yang tidak mampu untuk menjaga lisan tersebut, di sana ada juga balasan yang sangat besar nilainya dan tidak bisa digantikan dengan yang lainnya bagi orang yang  mampu untuk menjaga lisannya. Apakah balasan itu…..?

    Dalam hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Sahl bin Sa’d, Rasulullah Bersabda,
مَنْ يَضْمَنْ لِيْ مَا بَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ.
Artinya, “Barang siapa yang menjamin untuk-Ku (untuk menjaga) apa yang berada di antara kedua tulang rahangnya (lisan/lidah) dan apa yang berada di antara kedua kakinya (kemaluannya), Aku jamin untuknya sorga.” Hadits dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam shahih targhib wat tarhib.

3 komentar di “Lisan Bagaikan Pedang Bermata Dua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *